Program Studi Sistem Informasi Institut Teknologi dan Bisnis Indobaru Nasional (IIBN) Batam sukses menyelenggarakan kegiatan Presentasi Capstone Project Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (22/6/2026) di Ruang Ambon Kampus IIBN Batam.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 18.30 WIB ini menjadi momen penting karena merupakan pelaksanaan Capstone Project pertama di lingkungan IIBN.
Acara puncak yang diselenggarakan bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (HIMA SI) ini dihadiri oleh mahasiswa Sistem Informasi semester 2, 4, dan 6, serta para dosen dan tim penguji.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Sistem Informasi IIBN, Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi yang telah membantu mempersiapkan dan menyelenggarakan kegiatan ini. Capstone Project merupakan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan di IIBN dan menjadi langkah penting dalam membangun budaya akademik yang berorientasi pada inovasi, kolaborasi, dan penyelesaian masalah nyata melalui teknologi informasi. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim mahasiswa yang telah bekerja keras mempersiapkan proyek-proyek terbaiknya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kaprodi Sistem Informasi menyampaikan bahwa kegiatan Capstone Project akan terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Salah satu langkah yang direncanakan adalah melibatkan penguji eksternal dari dunia industri, praktisi teknologi informasi, maupun mitra perusahaan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh masukan yang lebih luas dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Ke depan kami berharap Capstone Project tidak hanya menjadi ajang presentasi akademik, tetapi juga menjadi sarana kolaborasi antara kampus dan industri. Oleh karena itu, kami berencana mengundang penguji dari eksternal, khususnya praktisi dan pelaku industri, agar mahasiswa mendapatkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai implementasi solusi digital di dunia profesional,” tambahnya.
Pada kegiatan tersebut, para peserta mempresentasikan berbagai proyek inovatif yang dikembangkan sebagai solusi terhadap berbagai permasalahan di lingkungan pendidikan, layanan digital, dan teknologi cerdas. Adapun proyek yang dipresentasikan meliputi:
- Sistem Monitoring Kesehatan Mental Mahasiswa Berbasis Progressive Web Application dengan Fitur Bot Konsultasi yang dikembangkan oleh Naufal dan Annisa. Timi ini menyajikan sistem untuk memonitor tingkat kesehatan mental mahasiswa yang dilatarbelakangi berbagai kasus tekanan mental mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Melalui sistem ini, mahasiswa dapat menginput apa yang dialami kedalam sistem setiap hari untuk kemudian dosen pembimbing akademik atau pihat terkait dapat memonitor. Uniknya sistem ini juga menambahkan fitur chatbot AI yang juga bisa digunakan oleh mahasiswa untuk mendapatkan saran-saran. Kedepan, menurut mereka sistem dapat dihubungkan dengan psikolog atau konselor untuk mendapatkan perhatian khusus yang lebih baik.
- Implementasi QRIS pada Sistem Kantin Digital Berbasis Web untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi yang dikembangkan oleh Hegia dan Idi. Tim ini menyajikan sebuah sistem untuk memutus antrian, memudahkan transaksi, dan mencetak laporan yang akurat. Menurut mereka, dengan sistem ini, kantin akan naik level, pembeli tidak perlu mengantri, mereka cukup memesan dengan menscan barcode yang ada di meja, memesan, dan membayar makanan/minuman.
- Smart Trash System Berbasis Internet of Things (IoT) yang dikembangkan oleh Diki dan Ferry. Tim ini menampilkan inovasi terhadap masalah sampah. Mereka membuat prototype sistem Sampah Pintar; setiap tong/bak sampah dipasang sensor, sensor akan mengirim data ke dashboard monitoring yang menampilkan tingkat prosentase jumlah sampah, dan titik lokasi perumahan. Menurut mereka dengan sistem ini maka harusnya tidak ada lagi ada perumahan yang terlalu cepat diambil sampahnya ataupun sebaliknya terlalu lama diambil sampahnya oleh kendaraan dinas terkait.
- Project Magang Infinite Learning – Pangan Pintar yang dipresentasikan oleh Fransisco. Fransisco menampilkan project yang telah ia selesaikan bersama tim di Magang Studi Independen di Infininte Learning Indonesia. Sistem yang mereka bangun menampilkan prediksi harga sembako untuk dijadikan data dalam membuat smart badgeting. Menurutnya, dengan sistem ini maka seharusnya keluarga-keluarga dapat dengan cepat dan presisi dalam menyusun anggaran rumah tangga.
Seluruh proyek mendapatkan perhatian dan tanggapan positif dari tim penguji yang terdiri dari Kaprodi; Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI., Umardi, S.Kom., M.Pd.T., dan Miftahul Ilmi, S.Pd., S.Kom., M.Pd.T. Para penguji memberikan berbagai masukan konstruktif terkait aspek teknis, pengembangan sistem, pengalaman pengguna, peluang implementasi, hingga kesiapan proyek untuk dikembangkan lebih lanjut.
Selain presentasi Capstone Project, acara juga diisi dengan presentasi mini project mahasiswa Semester 4 terkait pengembangan teknologi internet dan web; terutama pengembangan web E-Commerce dan E-Learning.